Ketika ada pengantin baru, banyak orang beranggapan “enak”. Kata tersebut biasanya tertuju pada konteks seksual. Pengalaman saya seperti itu saat diketahui sebagai pengantin baru dalam beberapa Minggu kemarin.
Akan tetapi, “enak” yang saya rasakan bukan soal berhubungan badan. Lebih dari itu banyak hal yang membuat saya merasa enak. Setidaknya, ini dari POV saya sebagai lelaki.
Romantis-romantisan
Apa yang tidak pernah dilakukan sebelum nikah, jelas dapat dilakukan sepuasnya setelah nikah. Berpegangan tangan pas jalan-jalan, berpelukan dikala pengen, mencium kening istri sehabis shalat, dan lain sebagainya. Kalo kata orang mah, itu faktor “masih anget-angetnya”.
Barangkali, mereka yang bilang seperti itu pernah merasakan juga. Meski kadang ada aja yang bilang kayak “udah nikah bertahun-tahun mah/udah punya anak mah” nanti vibesnya berbeda ceunah.
So, romantis-romantisan bareng istri termasuk salah satu hal yang menurut saya enak dan nyaman sekali.
Bisa tidur lebih cepat
Kenikmatan yang tidak pernah saya rasakan sebelum nikah ialah bisa tidur cepat. Sebagai seorang pemikir, overthinkingan, banyak pikiran, duh rasanya sulit bagi saya untuk tidur cepat.
Saya bukan tipikal orang yang kepala nempel bantal dikit, langsung bisa tidur. Pasti repot banget. Makanya kualitas tidur saya saat itu buruk sekali.
Namun, setelah nikah, bener kata orang-orang bahwa lelakitu jadi gampang obo di samping orang yang dia sayang, hehe.
Punya teman ngobrol
Jumlah temen yang deket banget sama saya terbilang sedikit, dapat dihitung dengan jari. Itupun ngobrol jarang-jarang karena harus mencari waktu yang tepat, ya sama-sama sibuk sama kerjaan.
Nah dengan Sheilla, saya jadi punya teman ngobrol. Apapun diobrolkan. Baik itu masa lalu, video-video yang lagi viral di sosmed, bahkan ngobrolin masa depan kami.
Memang sih yang namanya istri, sejatinya, bukan hanya sekadar teman namun justru sebagai sahabat. Imam Ibnu Katsir, dalam kitabnya ‘Tafsir Ibnu Katsir’ menyebutkan bahwa tidak ada persahabatan yang lebih besar di antara dua ruh manusia, dibandingkan persahabatan yang terjalin antara suami dan istri.
Punya teman main
Selain teman ngobrol, istri juga teman mainnya seorang suami. Makanya saya senang keluar rumah bareng Sheilla. Entah itu menemani dia ke pasar, ke mall, ngafe, ke resto, ah segalanya pokoknya. Terlebih lagi, kami selalu mendokumentasikan atau memotret satu sama lain.
Jujur, menyenangkan!
–
Jadi simpel aja sih, enak yang saya rasakan sebagai pengantin baru adalah romantis-romantisannya, bisa tidur lebih cepat, punya teman ngobrol, sekaligus punya teman main juga.
Ridwansyah
Pendiri media Penulis Garut dan berprofesi sebagai full time writer. Penulis dapat disapa melalui laman Instagram @aaridwan16.